Category:
Keywords:
User Rating:
Galabo (Gladag Langen Bogan)

Galabo (Gladag Langen Bogan) Hot

BarjasBarjas  
 
0.0 (0)
1
Write Review
Galabo (Gladag Langen Bogan)

Lokasi

Jl Mayor Sunaryo - Surakarta, Jawa Tengah

Referensi

Sumber
http://anwariksono.wordpress.com

Pernah ke Solo? Nah, kalau dapat kesempatan jalan-jalan ke Solo, Jawa Tengah, sempatkanlah diri untuk datang ke Galabo (Langen Bogan Solo) yakni sebuah tempat di daerah Gladag Solo yang menyediakan berbagai ratusan menu makanan. Pola tempatnya juga dibangun dalam konsep modern. Sebuah jalan raya dari mulai perempatan Gladag hingga ke ujung Pusat Grosir Solo (PGS) dikosongkan setiap sore hingga dini hari, dan digantikan dengan ratusan pedagang kaki lima yang disediakan oleh pemerintah kota solo. Dijamin bersih dan rapi.

 

Tidak perlu kuatir tidak mendapatkan tempat. Tempatnya sangat luas. Hanya saja, pasti anda akan bingung, mana yang akan anda makan karena semua makanan di solo, bahkan kalau boleh saya bilang makanan seluruh Indonesia ada. Mulai dari: nasi liwet, soto sulung, bakso bakar, kwiteau, makanan-makanan seafood, nasi padang, empek-empek palembang, sate madura, gulai ayam, dan makanan-makanan khas solo lainnya seperti tengkleng (sup kambing yang wuih… mantap bener deh…), sosis solo dan berbagai macam makanan ringan lainnya, susu segar boyolali yang sueger banget.. sampe dengan kopi robusta yang bener-bener harum dan nikmat… wah tempat ini harus anda kunjungi jika suatu saat Anda berkesempatan jalan-jalan ke solo.
Dan jangan salah, meskipun banyak tempat lesehan di Galabo tapi bukan berarti yang datang adalah mereka dari kaum menengah ke bawah. Saya pernah beberapa kali bertemu dengan artis ibukota di tempat ini, bahkan pernah bersama-sama dengan Walikota Solo Joko Wi menikmati indahnya malam di Kota Solo. Semua tumplek blek.. di tempat ini, mulai dari cowok-cewek, muda-tua, kaya-miskin, bahkan ada beberapa tempat nongkrong gay dan waria juga…

Selain itu, kadang-kadang tempat ini dimeriahkan juga dengan musik alunan keroncong khas solo. Tembang-tembang seperti: bengawan solo, jembatan merah, selendang sutra bakal Anda dengar sambil ngobrol dengan rekan-rekan. bukan berarti tempat ini hanya untuk orang tua, anak-anak mudapun turut nongkrong dan mewarnai tempat ini… Kurang lebih jumlah warung mencapai 200 buah. dan panjangnya kurang lebih 1 km. Ingin mencoba… Silakan… Foto ini saya ambil di bulan Mei 2008, waktu saya dan temen saya, Agung menikmati wedang ronde dan makan cabuk rambak yang harganya sangat murah, 2000 rupiah saja…

 

Map

Swap Start/End

User reviews

There are no user reviews for this listing.
Already have an account? or Create an account